UTILITAS KONFIGURSI
Utilitas Konfigurasi Sistem mengotomatiskan langkah pemecahan masalah rutin yang digunakan oleh Petugas Profesional Layanan Dukungan Produk Microsoft ketika mereka mendiagnosis masalah konfigurasi sistem. Ketika Anda menggunakan utilitas ini untuk memodifikasi konfigurasi sistem, Anda dapat memilih kotak centang untuk mengurangi masalah yang menyangkut konfigurasi Anda. Proses ini mengurangi resiko kesalahan pengetikan yang mungkin Anda lakukan saat Anda menggunakan editor teks seperti Microsoft Notepad. Anda harus logon sebagai administrator atau anggota grup Administrators untuk menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem.
Untuk memulai utilitas Konfigurasi Sistem, klik Mulai, klik Jalankan, ketik msconfig pada kotak Buka, kemudian klik OK.
Ketika Anda menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem, Anda dapat mengatur kembali atau mengubah pengaturan konfigurasi pada Windows guna memasukkan pilihan untuk file dan pengaturan di bawah ini:
Berkas System.ini
Berkas Win.ini
Berkas Boot.ini
Program yang diatur untuk memuat selama proses startup (program tersebut disebutkan di dalam folder Startup dan di dalam registri)
Pengaturan lingkungan
Pengaturan internasional
Untuk menghindari salah satu item dari proses pemuatan ketika Anda me-restart komputer, gunakan salah satu dari dua metode berikut:
Klik tab Umum, kemudian klik Startup Diagnostik - hanya memuat perangkat dasar dan layanan. Saat Anda menggunakan opsi ini, driver perangkat dan perangkat lunak dimuat saat Anda me-restart komputer.
CatatanKetika Anda menggunakan metode ini, layanan Microsoft seperti Jaringan, Plug and Play, Log Peristiwa, dan Pelaporan Kesalahan tidak dapat digunakan untuk sementara waktu. Anda juga menghapus secara permanen semua titik pemulihan untuk utilitas Pemulihan Sistem. Jangan menggunakan metode ini jika Anda ingin tetap memakai titik pemulihan Anda untuk Pemulihan Sistem, atau apabila Anda harus menggunakan layanan Microsoft untuk menguji suatu masalah.
Klik tab Umum, dan kemudiaan klik Startup Selektif. Anda dapat memilih file dan pengaturan yang Anda ingin dimuat oleh komputer saat Anda me-restart komputer. Anda dapat memilih salah satu dari beberapa opsi berikut:
Memproses file SYSTEM.INI
Memproses file WN.INI
Memuat Layanan Sistem
Memuat Item Startup
Pengaturan di bawah ini berlaku untuk beberapa opsi di bawah ini:
Apabila kotak centang dipilih, file konfigurasi diproses saat Anda me-restart komputer.
Apabila kotak centang dikosongkan, file konfigurasi tidak diproses saat Anda me-restart komputer.
Jika kotak centang dipilih, akan tetapi tidak tersedia, beberapa item tetap memuat dari file konfigurasi saat Anda me-restart komputer.
Jika kotak centang tidak dipilih, akan tetapi tidak tersedia, file konfigurasi tidak tampil di komputer.
Anda tidak dapat mengosongkan kotak centang Gunakan BOOT.INI Asli .
CatatanKetika Anda mengosongkan kotak centang Muat Layanan Sistem, maka Anda menonaktifkan layanan Microsoft seperti Jaringan, Plug and Play, Log Peristiwa, dan Pelaporan Kesalahan. Anda juga menghapus secara permanen semua titik pemulihan untuk utilitas Pemulihan Sistem. Jangan mengosongkan kotak centang jika Anda ingin tetap memakai titik pemulihan Anda untuk Pemulihan Sistem, atau apabila Anda harus menggunakan layanan Microsoft untuk menguji suatu masalah.
Sebelum Anda memulai sesi pemecahan masalah, Anda dapat menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem untuk memulai operasi Pemulihan Sistem. Untuk melakukannya, klik tab Umum, dan lalu klik Luncurkan Pemulihan Sistem. Kemudian Anda dapat membuat titik pemulihan yang dapat digunakan untuk memulihkan komputer Anda ke keadaan sebelumnya.
Untuk mencegah setiap item atau baris dari file konfigurasi tertentu dimuat ketika Anda me-restart komputer, klik tab untuk file konfigurasi tertentu itu, kemudian klik untuk mengosongkan kotak centang untuk setiap item atau baris yang tidak ingin Anda muat. Kotak centang yang tidak tersedia pada tab SYSTEM.INI dan WIN.INI menunjukkan bahwa baris tersebut dihapus untuk sementara oleh utilitas Konfigurasi Sistem.
Untuk mengubah posisi item atau baris yang sedang aktif, klik item atau baris yang berbeda atau klik Geser Ke Atas atau Geser Ke Bawah untuk memindahkan ke baris yang berbeda.
Untuk membuat entri baru pada salah satu dari file konfigurasi, klik Baru.
Untuk mengedit baris yang telah dipilih, klik Edit.
Catatan Ketika Anda melakukan klik untuk mengosongkan kotak centang untuk item atau baris, opsi Startup Selektif pada tab Umum terpilih secara otomatis.
Setelah Anda membuat pilihan yang Anda inginkan, klik OK, dan kemudian restart komputer ketika Anda diminta untuk memulai perubahan.
Untuk mengekstrak file Windows langsung dari file kabinet, klik tab Umum, kemudian klik Rentangkan Berkas.
Untuk memverifikasi bahwa semua berkas konfigurasi dan semua item yang terdaftar pada berkas-berkas tersebut dimuat saat Anda me-restart komputer, klik tab Umum, kemudian klik Startup normal.
Rabu, 28 Januari 2009
UTILITAS KONFIGURASI
STANDARD OPERATING SYSTEM
1.Persiapkan alat-alat yang digunakan seperti:
obeng (+) dan (-)
gelang statik dll.
2.Data semua komponen atau hardware yang akan dipasang.
3.Ambil mainboard dan buka pengait prosessor.
4.Anbil prosseor dan pasang pada socket prosessor di mainboard sesuai posisinya secara benar.
5.Kunci prosessor dengan mengaitkan pengait kunci socket prosessor di mainboard.
6.Pasang dan kunci pengait heatsink fan prosessor di mainboard secara benar.
7.Pasang memory dan kunci pengait memory pada mainboard yang sesuai dengan baik dan benar.
8.Keluarkan casing, buka semua baut pengait tutup casing.
9.Lepaskan kedua tutup samping casing.
10.Pasang backing panel mainboard pada casing yang sesuai dengan baik dan benar.
11.Pasang mainboard pada casing lalu baut denga erat dan benar.
12.Pasang CD-ROM pada casing yang sesuai, lalu baut yang rapat.
13.Pasang floopy pada casing yang sesuai lalu baut dengan rapat.
14.Pasang kabel Front panel casing pada mainboard yang sesuai dengan benar.
15.Pasang Front USB casing ke mainboard yang sesuai dan benar.
16.Pasang harddisk pada casing yang seusai lalu baut dengan rapat.
17.Tancapkan kabel power pada power supply ke mainbord yang sesuai.
18.Tancapkan kabel data ke CD-Room,Floopy,Harddise pada mainboard yang sesuai dengan dengan baik dan benar.
19.Rapikan kabel dalam casing.Jangan sampai mengganggu heatsink fan pada prosessor.
20.Connect kan kabel data monitor,keyboard,mouse,speaker dan kabel power listrik pada port yang sesuai secara benar.
21.Nyalakan dan setting BIOS sesuai dengan pheriperal yang ada serta ssesuaikan dengan hardware yang terpasang.
22.Instal dengan OS yang tersedia dan sesuaikan.
23.Check hardware melalui OS,apakah sudah berfungsi semua dengan baik.
24.Matikan computer menggunakan shut down secara sempurna.
25.Lepaskan semua kabel yang menancap pada port lalu pasang dan baut masing-masing penutup samping casing dengan rapat.
26.Pc siap untuk digunakan.
Mendiaknosis permasalahan PC
1.Siapkan dan pasang kabel-kabel pada port yang sesuai.
2.Pasang speaker pendeteksi pada mainboard dengan baik.
3.Nyalakan PC dan dengarkan kode signal yang ditimbulkan.
4.Jika terdengar bunyi bip sekali dan berturut-turut maka lepaskan memory dan ganti dengan memory yang bagus.
5.Jika terdengar bip 4 kali, maka lepaskan VGA dan ganti dengan yang baik.
6.Jika terjadi restart berulang-ulamg maka chek Power Supply. Kemungkinan terjadi power yang drop atau penurunan daya dan ganti dengan power supply yang baik.
7.Jika tidak terdengar signal tetapi tidak terdapat tampilan pada monitor, chek pada prosessornya apakah terjadi perubahan suhu atau tidak. Jika terjadi perubahan suhu kemungkinan prosessor masih normal, sebaliknya jika takterjadi perubahan suhu kemungkinan prosessor mengalami trouble.
8.BIOS tidak dapat menyimpan perubahan yang kita setting, ini biasanya ditunjukkan jam yang masih tetap pada setting awal. Maka ganti batery CMOS dengan batery CMOS yang bagus.
VGA yang baik berubah suhu
MEMORY yang baik tidak berubah suhu
Perbaikkan sistem
1.Periksa PC apakah semua komponen terpasang dengan baik.
2.Periksa kabel apakah sudah terpasang pada port yang sesuai
3.Tekan tombol post/power on selftest, teliti dan dengarkan signal yang ditimbulkan.
4.Perhatikan bunyi maupun putaran headsink fan pada prosessor apakah sudah berputar dengan normal.
5.Perhatikan tanggal di BIOS apakah sudah sesuai dengan perubahan yang kita lakukan.
6. Instal PC dengan OS yang tersedia apakah sudah bekerja dengan normal hardware-hardware yang terpasang.
7. Instal program aplikasi untuk mengoptimalkan kerja hardware. Contoh: winamp
8. Jika terjadi hangking, periksa kinerja memory apakah sudah optimal.
- perubahan suhu pada RAM
- lihat di task meneger (kalau RAM bekerja banyak, maka RAM mengalami masalah)
9. Jika terjadi gambar pecah atau warna tidak optimal, maka instal driver VGA.
10. Jika terjadi damping, maka periksa memory apakah sudah normal/ periksa sistem atau software yang bekerja. Kemungkinan terjadi crassing / tabrakkam / rusak sistem.
Senin, 29 Desember 2008
MENGENAI MS-DOS
Mengenai MS-DOS
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer, yang bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson--yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.
Pengembangan
IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS" (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.
Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.
MS-DOS pun berkembang dengan cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix--salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft--dan DR-DOS milik Digital Research, serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton Utilities dari Symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (produk yang diadopsi seperti Microsoft Anti-Virus), manajer memori diperluas atau EMM (Expanded Memory Manager) QEMM dari Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi disk (atau disk compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk yang diadopsi lainnya.
Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel 80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS yang berjalan dalam modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM, tapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.
MS-DOS versi 1.xx
Ini adalah versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan. Pokoknya, versi pertama DOS ini bersih dari embel-embel. Versi pertama dari DOS ini hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat keras pendukungnya, seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 160K saja.
Selang kira-kira satu tahun, di mana animo masyarakat akan produk IBM PC, Microsoft pun membuat perbaikan untuk MSDOS, dan muncullah DOS versi 1.1. Sebenarnya, hal ini diakibatkan oleh IBM yang meluncurkan produk floppy disk drive baru untuk disket double-side dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 320K. Penggunaan double-side bagi floppy disk sangatlah berpengaruh, karena media penyimpanan tersebut dapat menyimpan dua kali lebih banyak dibandingkan dengan disket floppy single-side. Jangan tertawa melihat kapasitas disket yang didukung oleh MS-DOS 1.1. Anda tidak akan mendapatkan kapasitas puluhan megabytes ataupun gigabytes. Bahkan hard disk saja masih jarang ditemui pada microcomputer, dan hanya Apple III yang memilikinya.
Setelah itu, Microsoft menampakkan diri untuk menjual MS-DOS kepada para kompetitor IBM yang membuat semacam klon IBM PC 5150. Microsoft memberinya versi 1.25. Karena didesain sedemikian rupa dengan menggunakan falsafah open-architecture, tidak seperti Apple dan Commodore maka klon terhadap IBM PC pun dapat dilakukan. Dan karena itulah IBM PC dan klon IBM PC yang kompatibel dengan IBM PC sangat sukses di pasaran. Ini merupakan kesuksesan tiga perusahaan: IBM, Intel, dan tentu saja Microsoft. Hanya saja, memang pasar IBM kala itu digerogoti oleh Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell Computer Corporation yang membuat klon IBM PC.
MS-DOS versi 2.xx
Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC XT (Extended Technology), sebagai perbaikan dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M, antarmuka masukan/keluaran berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan antarmuka COM), RAM dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk drive double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi dari pada versi double-side pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan cepat merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.
MS-DOS versi 2.0 memiliki banyak sekali perbaikan dari MS-DOS 1.1 yang ditujukan untuk komputer IBM PC 5150. Di antaranya adalah dukungan untuk penggunaan struktur direktori yang hierarkis (bercabang) seperti layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (root) dan cabang (branch). Selain itu, MS-DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan I/O redirection (>, >>, <, <<) dan print spooler. Fitur print spooler adalah fitur yang dapat menyimpan berkas yang akan dicetak dalam sebuah memori penyangga sehingga berkas yang akan dicetak tidak langsung dicetak, melainkan disimpan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar proses pencetakan dapat berlangsung secara lebih cepat, dan pengguna tidak harus direpotkan untuk mencetak keseluruhan berkas jika kertasnya habis, melainkan hanya membutuhkan kertas baru dan menekan tombol resume untuk melanjutkan. Sedangkan I/O redirection berfungsi untuk melakukan fungsi input dan output yang dilakukan dari baris perintah. Selain kedua fitur yang diadopsi dari UNIX, DOS versi 2.0 juga memberikan keleluasaan kepada Anda agar dapat memasang driver untuk DOS, dengan mengintegrasikannya di dalam berkas konfigurasi CONFIG.SYS.
Ternyata, komputer IBM PC XT ini sangat sukses: bahkan kesuksesannya mencapai Jepang. Untuk mendukung bahasa Kanji Jepang, Microsoft memutuskan untuk meluncurkan MS-DOS versi 2.05.
Pada tahun yang sama, IBM meluncurkan IBM PC Jr. (dibaca: PC Junior). Sayangnya, tidak seperti kakak-kakaknya, IBM PC Jr. gagal di pasaran. Ketika diluncurkan, IBM PC Jr. memakai IBM PC-DOS 2.1.
MS-DOS versi 3.xx
IBM meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology) pada musim panas 1984. komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286 (16-bit) berkecepatan 6MHz, memori RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive 1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M, dan kartu video berwarna (standar CGA). Tentu saja, Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap secara sigap mendukung peluncuran IBM PC-AT dengan juga meluncurkan versi terbaru, MS-DOS 3.0. MS-DOS 3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali multi-tasking yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan pada protected mode tentunya.
DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada sebuah server. Pengguna dapat menggunakan teknologi jaringan yang dibuat oleh IBM, Token Ring pada sistem operasi DOS. DOS 3.0 juga mendukung floppy disk 3½ inci low-density yang berkapasitas 720K, sedangkan DOS 3.3 mendukung floppy disk 3½ inci high-density yang berkapasitas 1.44M. Dalam DOS versi 3 juga dapat mendukung partisi pada hard disk yang memiliki kapasitas hingga 32M, 12M lebih tinggi dibandingkan dengan DOS versi 2.0.
MS-DOS versi 4.xx
Pada tahun 1988, sistem operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur. Microsoft juga meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun 1989. Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0. Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya.
Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.
MS-DOS versi 5.xx
IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Di sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya. Banyak analis yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh kegagalan IBM ketika mereka menjual IBM PC Jr., dan IBM P/S2 dengan arsitektur Micro-Channel Architecture (MCA). Bus MCA yang digunakan oleh IBM P/S2 tidak menggunakan konsep open-architecture sebagaimana bus ISA yang juga dibuat oleh IBM tetapi dengan open-architecture. Selain itu, kartu-kartu ekspansi yang menggunakan bus MCA memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan bus ISA yang saat itu banyak digunakan dan menjadi sebuah standar, sehingga memperlambat penyerapannya di pasar mikrokomputer.
IBM memang gagal memperpanjang umur IBM PC, akan tetapi Microsoft terus mengembangkan DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.
Untuk masalah utilitas, Microsoft menambah banyak sekali utilitas dalam DOS versi 5.0 ini. Di antaranya adalah editor berkas teks ASCII yang bernama MS-DOS Editor (EDIT.COM) dan program bahasa pemrograman QuickBasic (QBASIC.EXE). Utilitas ini dimaksudkan untuk menggantikan editor yang berorientasi pada "baris per baris", EDLIN.EXE yang ada pada DOS versi 4.0 dan yang sebelumnya.
Selain editor berkas teks ASCII, Microsoft juga membuat utilitas untuk membuat makro untuk mempercepat kerja dengan komputer. Program pembuat makro tersebut dinamakan DOSKEY.COM. Ketika dimuat, DOSKEY dapat membuat makro dan mengeksekusi makro tersebut. Selain itu, dengan menggunakan DOSKEY dapat mempermudah pengetikan perintah yang sama dengan perintah sebelumnya sehingga masalah "capek mengetik" perintah yang sama berulang-ulang menjadi jauh lebih simpel dan mudah. Untuk melakukannya, pengguna dapat menggunakan tombol panah ke atas dan ke bawah. Fitur seperti ini dimiliki oleh Command Prompt pada Windows 2000/XP.
Utilitas lainnya yang juga menarik adalah UNFORMAT.EXE dan UNDELETE.EXE. Kedua utilitas tersebut sangat berguna untuk mengembalikan berkas yang terhapus dan drive yang terformat. Program UNDELETE.EXE mirip seperti halnya Recycle Bin pada Windows 95 (dan yang seterusnya), hanya saja mereka kelihatan sedikit lebih rumit dibandingkan dengan Recycle Bin yang berjalan pada Windows. Selain UNDELETE.EXE yang berjalan pada command line, pada DOS versi 5.0 ini juga terdapat utilitas MWUNDEL.EXE yang berjalan pada Windows versi 3.0, sehingga fitur Recycle Bin juga dapat ditemukan pada Windows 3.0.
MS-DOS versi 6.xx
MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya.
Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace. Akan tetapi, sebuah perusahaan yang memiliki paten tentang hal tersebut menjadi marah sehingga menuntut Microsoft ke meja hijau. Microsoft pun kalah dan utilitas DoubleSpace pun dicabut dari DOS 6.20. Akhir tahun 1994, Microsoft merevisi DOS 6.20 dengan utilitas serupa tetapi tidak melanggar paten orang lain dengan nama DriveSpace. MS-DOS ini adalah MS-DOS versi 6.22.
MS-DOS versi 7.xx
MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya, Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang ditangani oleh Windows. Berkas MSDOS.SYS yang pada versi-versi sebelumnya adalah berkas biner (program), sekarang hanya berkas teks biasa, yang berisi tentang proses booting komputer saja, dan berbagai macam baris berisi “xxx” dengan fungsi yang tidak jelas.
Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang. Windows 95 memiliki pusat kontrol dari tombol Start Menu pada pojok kiri bawah layar monitor Anda. Ketika baru beredar 2 bulan, konon Microsoft mendapatkan untung sangat besar sekali, karena Windows 95 telah terjual hingga lebih dari 7 juta kopi.
Ketika Microsoft meluncurkan Windows 98, Microsoft juga merevisi DOS menjadi versi 7.10 dengan dukungan untuk sistem berkas FAT32 yang jauh lebih efisien daripada sistem berkas FAT16. Fungsionalitas yang dimiliki MS-DOS 7.10 pun banyak dipangkas. Hasilnya, pada akhir tahun 1999, Microsoft meluncurkan versi Windows baru, dengan nama kode Georgia (Windows Millennium Edition) yang benar-benar tanpa DOS!
Sebenarnya, sistem operasi yang benar-benar tanpa DOS pernah dibuat oleh Microsoft sebelumnya dengan Windows NT, hanya saja Windows NT ditujukan untuk kalangan minicomputer, server jaringan, mainframe, dan juga workstation. Penggunaannya yang rumit menjadikannya sangat sulit diadopsi oleh para pemula di bidang komputer.
RegEdit
Windows registri adalah direktori yang menyimpan pengaturan dan pilihan untuk sistem operasi untuk Microsoft Windows versi 32-bit, versi 64-bit, dan Windows Mobile. It contains information and settings for all the hardware , operating system software , most non-operating system software, users, preferences of the PC , etc. Whenever a user makes changes to Control Panel settings, file associations , system policies, or most installed software, the changes are reflected and stored in the registry. Berisi informasi dan setting untuk semua perangkat keras, sistem operasi, perangkat lunak, sebagian besar non-perangkat lunak sistem operasi, pengguna, preferensi pada PC, dll Apabila pengguna membuat perubahan pada Control Panel pengaturan, asosiasi file, sistem kebijakan, atau paling terinstal perangkat lunak , perubahan yang tercermin dan disimpan dalam registri. The registry also provides a window into the operation of the kernel, exposing runtime information such as performance counters and currently active hardware. Registri juga menyediakan jendela ke dalam pengoperasian kernel, exposing informasi runtime seperti kinerja counters hardware dan sedang aktif. This use of registry mechanism is conceptually similar to the way that Sysfs and procfs expose runtime information through the file system (traditionally viewed as a place for permanent storage), though the information made available by each of them differs tremendously. Ini penggunaan registri mekanisme konseptual mirip dengan cara yang Sysfs dan procfs membeberkan informasi runtime melalui sistem file (biasanya dilihat sebagai tempat untuk penyimpanan permanen), namun informasi yang disediakan oleh masing-masing sangat berbeda.
The Windows registry was introduced to tidy up the profusion of per-program INI files that had previously been used to store configuration settings for Windows programs. [ 1 ] These files tended to be scattered all over the system, which made them difficult to track. Windows registri telah diperkenalkan untuk membereskan yang berlebih dari per-program INI file yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan konfigurasi untuk program Windows. [1] File-file ini cenderung tersebar di seluruh sistem, yang membuat mereka sukar dilacak.
LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL LINUX DEBIAN
LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL LINUX DEBIAN
LANGKAH I
Persiapan Menginstall Linux (Debian)
Nyalakan komputer, kemudian tekan [delete] untuk masuk ke bios,
Setelah di dalam bios, pilih menu
BIOS FEATURES SETUP
tekan [ENTER]
Setelah itu pilihlah menu Boot Sequence agar menjadi CDROM,C,A
[ESC]
Pilih,
SAVE & EXIT SETUP
tekan [ENTER]
tekan y [ENTER]
Maka komputer akan mulai booting kembali dengan boot sequence pertama ke CDROM.
Masukkan CD debian yang ada kedalam CDROM.
LANGKAH II
Boot dari CD
Setelah memasukkan CD ke dalam CDROM maka tinggal tunggu CD boot.
Setelah komputer boot ke CD, akan muncul tampilan sebagai berikut:
Welcome to Deal
This is debian ...........................................
..........................................................
boot:_ [ENTER]
LANGKAH III
Pilihan Awal Penginstallan
Setelah itu komputer akan loading...
Tunggu sampai muncul tulisan sebagai berikut:
' Choose The Language '
Pilih bahasa (disarankan bahasa inggris - en). [ENTER]
' Choose Language Variant '
Pilih ' English (United States) ' [ENTER].
' Relase Notes '
Pilih [ENTER].
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the Keyboard
tekan [ENTER].
' Select a Keyboard '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pilih,
qwerty/us : U.S. English (QWERTY)
[ENTER]
LANGKAH IV
Menentukan Partisi Hardisk
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
pilih,
Previous: Partition a Hard Disk
[ENTER]
' Select Disk Drive '
pilih,
/dev/hda
[ENTER]
' Lilo Limitations '
[ENTER]
' Note on additional space for the ReiserFS Journal '
[ENTER]
Akan muncul tampilan partisi yang ada pada hard Disk hda, dengan informasi ini anda akan mengetahui letak partisi swap dan letak partisi tempat anda akan meletakkan '/' (root).
pilih [ Quit ]
dengan menggerakan/menekan panah kearah kanan. [ENTER]
LANGKAH V
Menginisialisasi Partisi Swap
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize and Activate a Swap Partition
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VI
Memilih jenis File System pada Partisi Linux
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Initialize a Linux Partition
[ENTER]
' Choose Filesystem Type '
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
Ext3 : Next Generation of Ext2, a journaling filesystem
[ENTER]
' Select Partition '
Pilih partisi yang akan dijadikan "Ext3"
Terdapat 3 pilihan pada kotak, pilih,
/dev/hda2 : Linux native
[ENTER]
' Scan for Bad Blocks? '
pilih [ENTER]
' Are You Sure? '
Perhatikan baik-baik apakah benar yang anda pilih /dev/hda2 sebagai "Ext3" kalau sudah benar
pilih [ENTER]
' Mount as the Root Filesystem? '
pilih [ENTER]
LANGKAH VII
Menginstall Kernel dan Modulnya
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install kernel and Driver Modules
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
cdrom : CD-ROM drive
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih [ENTER]
' Please Wait '
' Select Archive path '
Pilih directory tempat menginstall kernel.
/instmnt/dists/woody/main/disks-i386/current
[ENTER]
' Please Wait '
LANGKAH VIII
Memilih Driver
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure Device Driver Modules
[ENTER]
' Note about loaded drivers '
pilih, [ENTER]
' Select Category '
Akan tampil pilihan-pilihan module yang akan di pilih,
1. Pilih ' kernel/drivers/input Input Devices. ' [ENTER]
' Select kernel/driver/input modules '
pilih,
' kebdev - Keyboard support ' [ENTER]
' kebdev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih,
' mousedev - Mouse support ' [ENTER]
' mousedev '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
2. Pilih ' kernel/drivers/net Drivers for network interface cards ' [ENTER]
' Select kernel/drivers/net modules '
carilah ' eepro100 ' [ENTER]
' eepro100 '
pilih, [ENTER]
atau bila gagal bisa coba bonding
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa. [ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
3. Pilih ' kernel/fs/msdos
MS-DOS file system ' [ENTER]
' Select kernel/fs/msdos modules '
pilih, ' msdos - PC BIOS ' [ENTER]
' msdos '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
4. Pilih ' kernel/arch/1386/kernel i386-base drivers. ' [ENTER]
pilih, ' apm ' [ENTER]
' apm '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
pilih, ' cpuid ' [ENTER]
' cpuid '
pilih, [ENTER]
' Enter Command-Line Argumens '
Tidak perlu diisi apa-apa.
[ENTER]
Pilih ' Exit Finish Return to previous menu. ' [ENTER]
Pilih, ' Exit ' [ENTER]
LANGKAH IX
Mengkonfigurasi Jaringan
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Configure the network
[ENTER]
' Choose The Hostname '
Ganti tulisan ' Debian ' dengan ' LAB-OS-27-*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Automatic Network Configuration '
pilih, [ENTER]
' Choose the IP Address '
Ganti tulisan default-nya dengan ' 152.118.27.*** '
*** diganti dengan nomor komputer.
[ENTER]
' Choose Network Mask '
Tidak usah diganti.
[ENTER]
' What is your IP gateaway address? '
152.118.27.1
[ENTER]
' Choose Domain Name '
Tulis ' cs.ui.ac.id '
[ENTER]
' Choose the DNS Server Addresses '
Ganti dengan ' 152.118.24.2 '
[ENTER]
LANGKAH X
Menginstall Base System
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di
highlight pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Install the base system
[ENTER]
' Select Installation Medium '
pilih,
' cdrom : CD-ROM drive '
[ENTER]
' Please insert the CD-ROM '
pilih, [ENTER]
' Select Archive path '
Pilih directory untuk menginstall base sistem.
/instmnt
[ENTER]
' Installing Base System, please wait '
Tunggulah sampai selesai menginstall.
LANGKAH XI
Membuat System Menjadi Bootable
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make System Bootable
[ENTER]
' When should the LILO boot loader be installed ? '
Pilih,
/dev/hda : Install LILO in the MBR (use this if unsure).
[ENTER]
' Other bootable partitions '
Pilih,
Include Put all into the menu.
[ENTER]
' Securing LILO '
[ENTER]
LANGKAH XII
Membuat Boot Floppy
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Make a Boot Floppy
Masukkan disket(dalam keadaan baik)ke dalam floppy disk
[ENTER]
' Change Disk '
[ENTER]
Tunggulah sementara sedang membuat boot floppy
LANGKAH XIII
Mereboot Komputer
' Debian GNU/LINUX Installation Main Menu '
Akan ada macam-macam pilihan didalam kotak dengan bagian yang di highlight
pada pilihan yang paling atas dengan tulisan,
Next : Reboot The System
[ENTER]
' Reboot The System? '
Pilih,
Yes [ENTER]
Kemudian keluarkan disket dari floppy disk, sementara komputer sedang reboot.
Keluarkanlah cd deal dari cdrom.
Tunggu sampai muncul lilo boot seperti dibawah ini,
Linux
WIN/Dos
Pilih Linux [ENTER]
LANGKAH XIV
Konfigurasi System Debian
Kemudian akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini :
' Debian System Configuration '
[ENTER]
' TimeZone Configuration '
Is the hardware clock set to GMT
Pilih,
[ENTER]
What area do you life in?
Pilih,
Asia [ENTER]
Select a city or time zone:
Pilih,
Jakarta [ENTER]
' Password setup '
Shall I enable md5 passwords?
Pilih,
[ENTER]
Shall I enable shadow passwords?
Pilih,
[ENTER]
Enter a password for the root:
Isi saja dengan 12345
[ENTER]
Re-enter password to verify:
Isi lagi dengan 12345
[ENTER]
Shall I create a normal user account now?
Pilih,
[ENTER]
' Debian System Configuration '
Shall I remove the pcmcia packages?
Pilih,
[ENTER]
Do you want to user a PPP connection to install the system.
Pilih,
[ENTER]
' Apt Configuration '
Choose the method apt should user to access to Debian archive:
Pilih,
cdrom [ENTER]
Masukkan cd deal ke dalam cdrom.
Enter CD ROM device file:
/dev/cdrom [ENTER]
Scan another CD?
pilih [ENTER]
Add another apt source?
pilih [ENTER]
Use security updates from security.debian.org?
pilih [ENTER]
Run tasksel?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih [ENTER]
Run dselect?
pilih, [ENTER]
Tunggu sementara sedang mengkonfigurasi paket apa saja yang akan diambil,
sampai ada tulisan seperti di bawah ini :
Do you want to continue? [Y/n]
Ketikan y [ENTER]
Do you want to erase any previous downloaded.deb files? [Y/n]
Ketik,
y [ENTER]
Please enter to continue
[ENTER]
I can do .....
[---Please return---]
[ENTER]
You must choose one of the options below:
Enter value (default='1', 'x' to restart):
Ketik,
5 [ENTER]
'Debian System Configuration '
Have fun !
Thank you for choosing Debian.
[ENTER]
LANGKAH XV
Login
Nanti akan muncul pesan seperti dibawah ini:
LAB-OS-27-**** login :
(**** sesuai dengan komputer tempat anda menginstall)
Coba masukkan login root dan passwordnya.
Setelah itu kita akan mencoba menginstall paket.
Cara menginstallnya adalah dengan cara sebagai berikut:
ketik perintah ini di console:
apt-get install "nama paket" [ENTER]
Sebagai contoh kita akan mencoba menginstall lynx.
Jadi yang harus diketikkan adalah sebagai berikut :
apt-get install lynx [ENTER]
Do you want to continue? [Y/n]
ketikan y [ENTER]
PENGERTIAN LINUX
Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia sebagai proyek hobi mulai tahun 1991. Ia menulis Linux, sebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC. Baru pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.
Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di- port ke beragam platform, antara lain: Intel 80x86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dsb. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.
Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License). Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: jaringan, pengembangan software, dan sebagai end-user platform. Selama ini Linux menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain. Macam-macam distribusi Linux antara lain: Stackware, Debian, RedHat, S.u.s.e., Caldera, dan Turbo Linux. Macam-macam distribusi Linux ini akan dibahas lebih mendalam pada “Distro”.
Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang didalamnya selalu disertakan program-program lain yang mendukung sistem operasi ini. Contoh program-program tersebut adalah Web Server, Bahasa Pemrograman, Basis Data, Tampilan Desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi/ software perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric, dan lainnya. Distro Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari segi popularitas, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang menganut sistem lisensi dan berbayar (proprietary) maupun versi UNIX bebas lain yang pada awalnya menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa sisi.
Linux mendukung banyak Perangkat keras Komputer, dan telah digunakan di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi, Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) (seperti Telepon Seluler Ponsel dan Perekam Video pribadi Tivo).
Pada mulanya, Linux dibuat, dikembangkan dan digunakan oleh peminatnya saja. Kini Linux telah mendapat dukungan dari perusahaan besar seperti IBM, dan Hewlett-Packard dan perusahaan besar lain. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan ini dikarenakan Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor-independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang tinggi dibandingkan versi UNIX proprietari, serta faktor keamanan dan kestabilannya dibandingkan dengan Microsoft Windows. Ciri-ciri ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pengembangan perangkat lunak sumber terbuka opensource software.
Gambar 9.1. Logo Linux
Logo Linux
Tux, seekor Pinguin, merupakan logo dan maskot bagi Linux. Linux adalah trademark (SN: 1916230) yang dimiliki oleh Linus Torvalds. Linux terdaftar sebagai "Program sistem operasi komputer bagi penggunaan komputer dan operasi". Trademark ini didaftarkan setelah ada suatu kejadian di mana seorang pemalsu bernama William R Della Croce Jr mulai mengirim surat kepada para distributor Linux dan mengklaim trademark Linux adalah hak miliknya serta meminta royalti sebanyak 10% dari mereka. Para distributor Linux mulai mendorong agar trademark yang asli diberikan kepada Linus Torvalds. Pemberian lisensi trademark Linux sekarang dibawah pengawasan Linux Mark Institute.
Sabtu, 06 Desember 2008
Cara Kerja Komputer
Komputer merupakan perangkat elektronik yang sudah tidak asing lagi di kalangan anak-anak hingga orang dewasa, tentunya dengan tingkat pemahaman dan penggunaan yang berbeda-beda.
Apa itu Komputer?
Untuk memudahkan pemahaman, sebuah komputer dapat dianalogikan sebagai manusia. Secara normal manusia hidup mempunyai bentuk fisik dan non-fisik. Bentuk fisik tersebut terdiri atas bagian-bagian yang mempunyai fungsi berbeda, seperti kepala, tangan, telinga, dll. Susunan dan letak bagian-bagian fisik hingga membentuk tubuh manusia dapat dikatakan sebagai arsitektur manusia.
Bentuk fisik saja tidak dapat disebut sebagai manusia hidup secara normal. Untuk dapat disebut manusia yang hidup maka perlu adanya roh atau nyawa, sebagai bentuk non-fisik. Bentuk non-fisik lainnya seperti akal pikiran dan perasaan yang akan memperkerjakan bagian-bagian fisik untuk aplikasi atau aktifitas tertentu sesuai dengan kehendak akal pikiran dan perasaan itu sendiri.
Demikian juga dengan komputer juga mempunyai bagian fisik yang disebut Hardware dan non-fisik yang disebut sebagai Software/Program Komputer.
Arsitektur Komputer
Analog dengan manusia, komputer juga mempunyai bagian-bagaian yang mempunyai fungsi berbeda-beda. Susunan letak dan hubungan antar bagian-bagian hingga membentuk tubuh komputer disebut sebagai arsitektur komputer. Atau dengan kata lain arsitektur komputer merupakan pengorganisasian bagian-bagain fungsional sebuah komputer.
Pada prinsipnya sebuah sistem komputer terdiri dari 3 bagian utama, yaitu:
* CPU
* Memori, terdiri memori program dan memori data, dan
* Perangkat Input/output
Sistem komputer ini baru akan bekerja apabila ada program komputer yang berisi instruksi yang memerintahkan CPU.
CPU (Central Prosessing Unit)
CPU merupakan bagian fungsional yang utama dari sebuah sistem komputer, dapat dikatakan bahwa CPU merupakan otak dari sebuah komputer. Di dalam CPU inilah semua kerja komputer dilakukan.
Hal-hal yang perlu dilakukan CPU adalah:
1. Membaca, mengkodekan dan mengeksekusi instruksi program
2. Mengirim data dari dan ke memori, serta dari dan ke bagian input/output.
3. Merespon interupsi dari luar.
menyediakan clock dan sinyal kontrol kepada sistem.
Dalam melakukan hal-hal di atas, jelas CPU perlu menyimpan data untuk sementara waktu. CPU perlu mengingat lokasi instruksi terakhir sehingga CPU akan dapat mengambil instruksi berikutnya. CPU perlu menyimpan instruksi dan data untuk sementara waktu pada saat instruksi sedang dieksekusi.Dengan kata lain, CPU memerlukan memori internal berukuran kecil yang disebut Register.
Arithmetic and Logic Unit (ALU) berfungsi membentuk operasi-operasi aritmatika dan logic terhadap data Register menyimpan data sementara dan hasil operasi ALU.
Control unit menghasilkan sinyal,, yang akan mengontrol operasi ALU, dan pemindahan data ke ALU atau dari ALU.
MEMORI
Adalah bagian fungsional komputer yang berfungsi untuk menyimpan program dan data.
RAM (Random Access Memory)
Adalah memori yang dapat dibaca atau ditulisi. Data dalam sebuah RAM bersifat volatile, artinya data akan terhapus bila catu daya dihilangkan. Karena sifat RAM yang volatile ini, maka program computer tidak tersimpan di RAM. RAM hanya digunakan untuk mcnyimpaii data seinantara, yang ticlak begilu vital saal aliran daya terpiilus.
ROM (Read Only Memory)
adalah memori yang hanya dapat dibaca. Data yang tersimpan dalam ROM bersifat non-volatile, artinya data tidak akan lerhapus meskipun catu daya IcrpuWis. Kaicna sil'alnya yang dcinikiaii, maka ROM dipergunakan untuk menyimpan program. Ada beberapa tipe ROM, diantaranya ROM murni, PROM, dan EPROM. PROM (Programmable ROM) adalah ROM yang dapat diprogram sendiri oleh pemakai.
RAM Chip
ROM Chip
PERANTARA INPUT/OUTPUT
Untuk melakukan hubungan dengan piranti di luar sistem komputer membutuhkan perantara I/O. Perangkat I/O sebagai jembatan penghubung antara mikrokomputer dengan piranti di luar system dapat menerima data dari mikrokomputer dan dapat pula memberi data ke mikrokomputer.
Ada dua macam perantara I/O, yaitu piranti untuk hubungan serial (UART-universal asynchronous receiver-transmitter) dan piranti untuk hubungan paralel (PlO-paralel input output).
Ke Menu
INSTRUKSI MESIN
Sebuah komputer akan bekerja apabila mendapat instruksi-inslruksi yang dikcmas dalam sebuah program. Semua instruksi, tersebut diproses oleh komputcr di CPU. Microproscsor dari CPU hanya akan mengeksckusi instruksi yang dikenali. Instruksi-instruksi ini dikenal sebagai instruksi mesin (machine instruction) atau inslruksi komputer (computer instruction).
Kumpulan fungsi yang dapat dieksekusi CPU disebut set instruksi (instruction set) CPU.
Untuk mengetahui tentang instruksi mesin perlu diketahui:
* Sistem Bilangan
* Elemen-elemen Instruksi Mesin
* Representasi Instruksi
* Jenis-jenis Instruksi
* Jenis-jenis Operasi
SISTEM BILANGAN
Bilangan Biner
Bilangan biner merupakan bilahgan dengan dasar 2, yang memiliki lambaing bilangan 0 dan 1.
Berikut ini padanan bilangan biner dengan bilangan desimal.
Desimal
Biner
Desimal
Biner
0
0000
8
1000
1
0001
9
1001
2
0010
10
1010
3
0011
11
1011
4
0100
12
1100
5
0101
13
1101
6
0110
14
1110
7
0111
15
1111
Setiap bit dalam bilang biner memiliki bobot nilai sendiri-sendiri. Bobot nilai bit ke-0 adalah 1, bobot nilai bit ke-1 adalah 2, dan seterusnya.
Bit ke..
5
4
3
2
1
0
Bobot nilai
32
16
8
4
2
1
Contoh:
bilangan biner 1101, memiliki nilai desimal:
1
1
0
1
(1 x 8)
+
(1 x 4)
+
(0 x 2)
+
(1 x 1)
=
13
Dalam bahasa instruksi mesin bilangan ini diberi huruf B pada akhir bilangan, misalnya 1101B.
Bilangan Heksadesimal
Bilangan Heksadesimal merupakan bilang berbasil 16, dengan lambang bilangan
0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 A B C D E F
Huruf A - F mewakili bilangan desimal 10-15. Bilangan Heksadesimal banyak dipakai dalam system computer karena setiap digit bilangan heksadesimal mewakili 4-bit bilangan biner. Dengan demikian, 1 byte (8 bit) bilangan biner dapat ditulis dengan 2 digit bilangan heksadesimal
Contoh:
ELEMEN-ELEMEN INSTRUKSI MESIN
Agar dapat dieksekusi, setiap instruksi harus berisi informasi yang diperlukan oleh CPU. Informasi itu dituangkan dalam elcmen-elemen instruksi:
* Operation Code/Kode Operasi: menspesifikasikan operasi yang akan dilakukan (misalnya, ADD).
Operasi dispesifikasikan oleh kode biner, yang dikenal sebagai kode operasi, atau opcode.
* Source Operand Reference/Referensi Operand Sumber: operasi dapat mencakup satu atau lebih sumber, operand merupakan input bagi operasi.
* Result Operand Reference/Reference Operand Hasil: operasi dapat membuat hasil operasi.
* Next Instruction Reference/Reference Operand Selanjutnya: elemen ini memberitahu CPU posisi instruksi berikutnya yang harus diambil setelah menyelesaikan eksekusi suatu instruksi.
Sumber dan hasil operand dapat berada di salah satu dari ketiga daerah di bawah ini:
* Memori utama atau memori virtual: dengan referensi alamat berikutnya, maka alamat memori utama atau virtual harus diketahui.
* Register CPU: instruksi harus diberi nomor register yang dimaksud.
* Perangkal I/O: instruksi harus menspesifikasikan modul I/O yang diperlukan oleh operasi.
REPRESENTASI INSTRUKSI
Dalam komputer, instruksi direpresentasikan oleh sekumpulan bit. Dalam penulisan format instruksi (instruction format) biasanya dibagi dalam beberapa kolom berkaitan dengan elemen-elemen yang akan mengisi instruksi.
Apa Itu Mnemonic?
singkatan-singkatan yang mcngindikasikan suatu operasi yang merupakan representasi dari opcode.
Contoh:
Mnemonic
ADD Add (penambahan)
SUB Substract (pengurangan)
LOAD Muatkan data dari memori
INC Increment (penambahan dengan satu)
Mnemonic
Operand
ADD
A
Artinya menambah secara langsung 8 bit data ke dalam isi akumulator dan menyimpan hasil di akumulator.
Operand juga dapat direpresentasikan secara simbolik.
Misalnya:
Mnemonic
Operand
ADD
R,Y
Artinya tambahkan nilai lokasi Y ke isi register R F'emrogram dapat mendahului dengar definisi-definisi: X = 513,Y = 514, dst. Program akan mengkonversikan opcode dan refercnsi operand menjadi bentuk biner, akhirnya akan membentuk instruksi mesin biner.
JENIS-JENIS INSTRUKSI
* Data Processing/Pengolahan Data: instruksi-instruksi aritmetika dan logika.
* Data Storage/Penyimpanan Data: instruksi-instruksi memori.
* Data Movement/Perpindahan Data: instruksi I/O.
* Control/Kontrol: instruksi pemeriksaan dan percabangan.
Instruksi aritmetika (arithmetic instruction) memiliki kemampuan untuk mengolah data numeric. Sedangkan instruksi logika (logic instruction) beroperasi pada bit-bit word sebagai bit, bukan sebagai bilangan. Operasi-operasi tersebut dilakukan terutama dilakukan untuk data di register CPU.
Instruksi-inslruksi memori diperlukan untuk memindah data yang terdapat di memori dan register.
Instruksi-instruksi I/O diperlukan untuk memindahkan program dan data kedalam memori dan mengembalikan hasil komputasi kepada pengguna.
Instruksi-instruksi control digunakan untuk memeriksa nilai data, status komputasi dan mencabangkan ke set instruksi lain.
JENIS-JENIS OPERASI
Jumlah opcode suatu mesin akan sangat berbeda dengan jumlah opcode mesin lainnya. Akan tetapi, jenis operasi pada semua mesin memiliki kesamaan.
Penggolongan jenis operasi yang umum adalah sebagai berikut:
* Operasi Transfer Data
* Operasi Aritmetika
* Operasi Logika
* Operasi Percabangan
* Operasi Pemindahan Kontrol
* Operasi I/O
Kumpulan instruksi-instruksi ini dikenal dengan set instruksi.
Ke Menu
PROGRAM KOMPUTER
Sebuah komputer yang hanya terdiri dari perangkat keras CPU, monitor (perangkat output), dan keyboard (perangkat input), belum dapat dikatakan sebagai komputer. Karena dengan hardware saja komputer itu belum dapat hidup, apalagi untuk aplikasi kerja tertentu. Analog manusia secara normal sebuah komputer hams mempunyai roh atau nyawa yaitu berupa program sistem operasi dan program aplikasi melakukan aktifitas tertentu sesuai dengan aplikasi programnya.
Memberikan program kepada komputer biasanya kita kenal dengan Install.
* Program Sistem Operasi Komputer
* Program Aplikasi Komputer
* Bahasa Pemrograman
Program Sistem Operasi Komputer
Adalah program yang berfungsi sebagai roll sebuah komputer sehingga komputer dapat mengatur sistem kerja dan mengaktifkan hubungan antar komponen-komponen perangkat keras.
Ada beberapa program sistem operasi yang telah dikenal diantaranya, contoh:
* Program DOS
* Program Windows
* Program Linux, dll.
Program Aplikasi Komputer
Meskipun sebuah komputer telah diberi program sistem operasi, komputer belum dapat dipakai dengan optimal oleh pengguna. Komputer dapat dipergunakan untuk fungsi tertentu setelah diberi program aplikasinya. Dengan kata lain, Program Aplikasi Komputer berfungsi sebagai perantara pengguna dengan komputer untuk fungsi tertentu (sebagai program interface user).
Contoh:
* Program MS Office, untuk kuperluan ketik
dan perkantoran.
* Program AdobePhotoshop, untuk keperluan
membuat atau meng-edit gambar.
* dll.
Suatu program aplikasi komputer tidak selalu dapat diaplikasikan pada semua program sistem operasi. Program aplikasi komputer juga mempunyai syarat standar hardware.
Contoh:
MS Word 2000, mempunyai syarat hardware
* minimal Pentium 133
* minimal RAM 16 MB untuk Windows 95/98
* minimal RAM 32 MB untuk Windows 2000
BAHASA PEMROGRAMAN
Bahasa pemrograman adalah bahasa-bahasa yang digunakan oleh seorang untuk programer membuat program-program aplikasi sistem komputer maupun sistem mikrokontroler.
Sekarang ini telah banyak bahasa-bahasa pemrograman yang telah kita kenal mulai dari bahasa assembler sampai dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti, delphi, C++, Pascal, dan lain-lain.
Ke Menu
EKSEKUSI PROGRAM
Prosesor dari sebuah komputer hanya dapat mengeksekusi program yang menggunakan instruksi-instruksi yang dapat dikenalinya. Instruksi-instruksi tersebut adalah instruksi mesin. Instruksi mesin ini berupa kode-kode biner.
Bagaimana program dieksekusi?
Semua bahasa pemrograman, baik bahasa assembler maupun bahasa tingkat tinggi yang digunakan akan dirubah menjadi bentuk kode biner oleh sebuah compiler yang biasanya sudah tersedia dalam sebuah bahasa pemrograman, kemudian disimpan dalam memori program.
Address
(hex)
Kode biner
2000
00111110
2001
10110100
2002
00101111
2003
00110010
2004
00000000
2005
00100001
2006
01110110
2007
-
-
-
-
-
Listing memori program
Address
(hex)
Op Code
(hex)
Mnemonic
Operand
Uraian
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
3E
B4
2F
32
00
21
76
MVI
CMA
STA
HLT
A,B4H
2100H
Isi akumulator dengan data B4
komplemen isi akumulator
simpan hasil di alamat memori 2100H
berhenti
KODE BINER ASCII (American Standart Code for Information Interchange)
Karakter
ASCII
Karakter
ASCII
Space
!
"
£
$
%
&
'
(
)
*
+
,
-
.
/
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
010 0000
010 0001
010 0010
010 0011
010 0100
010 0101
010 0110
010 0111
010 1000
010 1001
010 1010
010 1011
010 1100
010 1101
010 1110
010 1111
011 0000
011 0001
011 0010
011 0011
011 0100
011 0101
011 0110
011 0111
011 1000
011 1001
A
B
C
D
E
F
G
H
I
J
K
L
M
N
O
P
Q
R
S
T
U
V
W
X
Y
Z
100 0001
100 0010
100 0011
100 0100
100 0101
100 0110
100 0111
100 1000
100 1001
100 1010
100 1011
100 1100
100 1101
100 1110
100 1111
101 0000
101 0001
101 0010
101 0011
101 0100
101 0101
101 0110
101 0111
101 1000
101 1001
101 1010
Tabel Instruksi Set
JENIS
OPERASI
URAIAN
Transfer
data
MOVE
STORE
LOAD
EXCHANGE
CLEAR
SET
PUSH
POP
Memindah data dari sumber ke tujuan
Memindah data dari prosesor ke memori
Memindah data dari memori ke prosesor
Menukar data sumber dengan data tujuan
Memindah data 0 ke tujuan
Memindah data 1 ke tujuan
Memindah data dari sumber ke bagian paling atas stack
Memindah data dari bagian paling atas stack ke tujuan
Aritmatika
ADD
SUBSTRACT
MULTIPLY
DIVIDE
ABSOLUTE
NEGATE
INCREMENT
DECREMENT
Menghitung jumlah dua buah operand
Menghitung pengurangan dua buah operand
Menghitung perkalah operand
Menghitung pembagian dua buah operand
Mengganti operand dengan nilai absolutnya
Mengganti tanda operand
Menambah 1 ke operand
Mengurang 1 ke operand
Logika
AND
OR
NOT
Exclusive-OR
TEST
COMPARE
SHIFT
ROTATE
Melakukan operasi logika terhadap bit
Meiakukan operasi logika terhadap bit
Melakukan operasi logika terhadap bit
Melakukan operasi logika terhadap bit
Menguji kondisi tertentu; setting flag berdasarkan hasil
Membandingkan logika atau aritmatika dua buah operand
Menggeser bit ke kanan/kiri
Menggeser ke kanan/kiri dengan ujung terjalin
Pemindahan
kontrol
JUMP
JUMP Bersyarat
JUMP ke Subrutine
RETURN
EXECUTE
HALT
WAIT
NO OPERATION
Pemindahan tanpa syarat
Pemindahan dengan syarat
Melompat ke program lain diluar program utama
Kembali ke program utama, biasanya akhir dari subi utin
Mengambil operand dari lokasi tertentu dan mengeksekusi
Menghentikan eksekusi program
Menghentikan eksekusi, melanjutkan program bila syarat terpenuhi
Tidak ada operasi tapi eksekusi jalan terus
Input/
output
INPUT (read)
OUTPUT(write)
START I/O
TEST I/O
Memindah data dari perangkat I/O ke alamat tertentu
Mengirim data dari sumber tertentu ke perangkat I/O
Memindah instruski ke prosesor I/O untuk mengawali operasi I/O
Mengirim status dari sistem I/O ke tujuan tertentu
Untuk mengetahui tentang prinsip dasar komputer dan bagaimana komputer bekerja, perlu diketahui tentang hal-hal berikut:
* Arsitektur Komputer
* Instruksi Mesin
* Program Komputer
* Eksekusi Program
Bagaimana instruksi program diubah menjadi instruksi mesin?
Setiap huruf yang membentuk instruksi (Mnemonic) dari bahasa pcmrograman mempunyai kode biner yang biasanya menggunakan standar ASCII. Kode-kode biner dari huruf tersebut kemudian ditranslasikan menjadi bentuk biner.
Contoh: instruksi CMA ; komplemenkan isi akumulator
Bentuk fisik saja tidak dapat disebut sebagai manusia hidup secara normal. Untuk dapat disebut manusia yang hidup maka perlu adanya roh atau nyawa, sebagai bentuk non-fisik. Bentuk non-fisik lainnya seperti akal pikiran dan perasaan yang akan memperkerjakan bagian-bagian fisik untuk aplikasi atau aktifitas tertentu sesuai dengan kehendak akal pikiran dan perasaan itu sendiri.
Demikian juga dengan komputer juga mempunyai bagian fisik yang disebut Hardware dan non-fisik yang disebut sebagai Software/Program Komputer.