Kamis, 21 Mei 2009

TUGAS KELOMPOK

PERINTAH DASAR LINUX

1.MEMBUAT FILE BESERTA ISINYA.
Cara membuat file :
>> (spasi) name file
Contoh : >> coba.txt
Cara mengisi file :
Untuk mengisi sebuah file kami menggunakan perintah:
vi (spasi) name file
contoh :vi coba.txt
lalu kami mengisi file tersebut dengan kata-kata yang lebih dari 10 baris

2.MELIHAT ISI FILE DARI URUTAN PALING BAWAH
Untuk melihat baris 10 terakhir, kami menggunakan perintah tail :
Contoh : tail coba.txt
Untuk melihat isi file 4 baris dari bawah :
tail (spasi) -4 (spasi) name file
contoh : tail -4 coba.txt

3.MELIHAT ISI FILE 10 BARIS DARI ATAS
Kami menggunakan perintah head.
Contoh : head coba.txt
Untuk melihat isi file 4 baris dari atas :
head (spasi) -4 (spasi) name file
Contoh : head -4 coba.txt

4.MEMBUAT BANYAK FILE
Untuk membuat banyak file, kami menggunakan perintah:
ls >> name file >> name file >>…….dan seterusnya
Contoh : ls >> dela.txt >> baim.txt >> tutul.txt
Setiap file harus diisi.

5.MENCARI HURUF YANG SAMA DI SETIAP FILE
Untuk mencari, kami menggunakan perintah Grep.
Contoh : grep k coba.txt
Lalu akan muncul beberapa file yang berisi / terdapat huruf “k” dalam kata di setiap isi file tersebut.


Lanjut membaca“TUGAS KELOMPOK”  »»

Minggu, 12 April 2009

VISUAL BASIC

Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang
bersifat event driven dan menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman Common Object Model (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa BASIC dan menawarkan pengembangan aplikasi komputer berbasis grafik dengan cepat, akses ke basis data menggunakan Data Access Objects (DAO), Remote Data Objects (RDO), atau ActiveX Data Object (ADO), serta menawarkan pembuatan kontrol ActiveX dan objek ActiveX. Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.
Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi eksternal tambahan.
Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

Lanjut membaca“VISUAL BASIC”  »»

MIDNIGHT COMMANDER

GNU Midnight Commander (mc) adalah free cross-platform file manager ortodoks dan clone dari Norton Commander.

Midnight Commander merupakan aplikasi konsol dengan teks antarmuka pengguna.. Antarmuka utama terdiri dari dua panel yang menampilkan file sistem. Digunakan dalam cara yang sama ke banyak program lain dijalankan di shell Unix. Arrow tombol kontrol seleksi berkas, memasukkan kunci yang digunakan untuk memilih file dan Fungsi Tombol melakukan operasi seperti nama, mengedit dan menyalin file. Nanti versi dari Midnight Commander juga memiliki mouse dukungan untuk memudahkan pengoperasian. Seperti versi yang sadar GPM X dan terminal emulators yang mendukung mouse pelaporan. Ketika berjalan di dalam terminal X, versi ini dapat memperbarui nama di jendela yang dijalankan Midnight Commander (jika diizinkan oleh terminal emulator).

Midnight Commander fitur termasuk kemampuan untuk melihat isi dari RPM paket file, yang bekerja dengan format sebagai arsip umum jika mereka hanya direktori lain, dan berfungsi sebagai FTP atau IKAN klien. Midnight Commander juga termasuk salah satu yang disebut editor mcedit. mcedit fitur termasuk sintaks penyorotan untuk beberapa bahasa, dan kemampuan untuk bekerja di kedua ASCII dan hex mode. User juga memiliki pilihan untuk menggantikan mcedit dengan editor pilihan mereka (Menu Pilihan> Konfigurasi> [Jangan] Gunakan Edit internal).

GNU Midnight Commander 4.1.36 berjalan pada Windows Vista
Midnight Commander juga dapat mengubah nama grup file, tidak seperti sejumlah file lain manajer yang hanya dapat mengubah nama salah satu file pada satu waktu. Hal ini mudah untuk memanipulasi koleksi file besar, misalnya untuk membuat mereka yang baru untuk memenuhi konvensi penamaan. Midnight Commander juga dapat memindahkan file yang berbeda untuk direktori pada saat yang sama seperti renames mereka. Itu memungkinkan pengguna menentukan hasil yang asli dan nama file menggunakan karakter wildcard. Hal ini membuat kuasa kalimat biasa di Unix atau Linux yang tersedia untuk nama file, dengan user interface yang nyaman. Selain itu, pengguna dapat memilih apakah akan memanfaatkan "shell pola" (otomatis pengelompokan wildcard). Semua fitur yang tersedia dengan menggunakan File> Ganti Nama / Pindahkan menu pilihan. (Pressing F1 would then produce a brief explanation of the options, including examples of how to use wildcards.) (Tekan F1 maka akan menghasilkan sebuah penjelasan singkat pilihan, termasuk contoh cara menggunakan wildcard.)
Midnight Commander sekarang termasuk di sebagian besar distribusi Linux dan berlisensi di bawah GNU General Public License.

Sangat populer di Linux karena sedang berdasarkan teks antarmuka serbaguna, seperti ncurses atau S-Lang, yang memungkinkan untuk bekerja pada sebuah konsol biasa, di dalam X Window terminal, melalui koneksi SSH dan semua jenis kerang jauh.

Lanjut membaca“MIDNIGHT COMMANDER”  »»

PENGERTIAN PARTISI DI LINUX

Pengertian Dari Partisi /Root, Home, User, Binary, Library dan Lainnya Pada Linux Redhat

Pada saat pertama kali kita menggunakan Linux pasti kita bertanya-tanya apa lagi pada saat kita mengeksplorasi direktory dan file-filenya, ada kemungkinan timbul pertanyaan-pertanyaan. “Apa maksud dari Home Directory, Root Folder (/), /etc, /var/, /boot, /home?” “Apakah Linux mengenal istilah ‘Drive A’, ‘Drive C, D’?” “Mengapa tidak ditemukan file program seperti .exe, .com, dll di dalam Linux ?”
Untuk mengerti filesystem di Linux, kita perlu sedikit mengubah pengertian yang telah kita anut selama ini terhadap filesystem, khususnya file system di system operasi Windows. Oleh karena itu, modul ini memerlukan asumsi-asumsi sebagai berikut :
1. Pemahaman terhadap filesystem di Windows
2. Pemahaman komputer secara umum, misalnya apa itu direktori, dsbnya.
Yang dimaksud dengan filesystem adalah suatu cara pengorganisasian file dan direktori di dalam suatu media penyimpanan (misalnya harddisk).

1. Direktori / Partisi
Filesytem di dalam Linux sebenarnya ada persamaan dengan Windows, misalnya kedua OS ( Operating System ) ini sama-sama mengenai istilah ‘root directory’. Di dalam Windows tidak terdapat direktori bernama ‘root’, tapi sebenarnya yang dimaksud dengan root direktori dalam Windows adalah ketika user berada dalam prompt C:/. Root direktori ini adalah tempat awal dimana nantinya semua direktori akan bercabang.

2. Linux Tidak Mengenal ‘Drive C, Drive D’ Dll
Disinilah perbedaan cara organisasi file dari Linux. Kita bisa katakan bahwa /etc, /boot, dll itu adalah ‘partisi’ seperti yang dikenal dalam Windows (walaupun tidak sama persis. Sebab Windows hanya mengenal 1 partisi utama dan partisi extended. Sedangkan di dalam Linux kita bisa membuat direktori atau partisi itu sangat banyak). Jadi /etc, /boot, /home itu bisa dikatakan sebagai partisi, tetapi jangan
mengunci dalam pengertian filesystem Windows.

Sebenarnya kita bisa saja membuat direktori bernama ‘C’ atau ‘D’, tapi hal ini tidak ada gunanya atau hubungannya dengan organisasi file/direktori dalam Linux.
Dalam Linux, file-file dikelompokkan lebih berdasarkan fungsi, jadi misalnya: semua file konfigurasi akan berada dalam direktori /etc. Sedangkan Windows menggolongkan file berdasarkan Program, Misalnya program WinZip, maka boleh dibilang semua file program WinZip akan berada dalam direktori C:/Program Files/Winzip (kecuali bila diinstall dalam direktori lain).

2. Penamaan File
Sistem penamaan file di dalam Linux lebih fleksibel. Dalam artian, tidak semua file memerlukan extension seperti halnya di dalam Windows. Jadi tidak akan ditemukan file berextension ‘exe’ atau ‘com’ di dalam Linux. File-file aplikasi di Linux tidak memerlukan extension. Extension file dalam Linux hanya berguna untuk menandakan apa fungsi dari file itu, misalnya extension ‘conf’ untuk file konfigurasi (misalnya: named.conf), extension ’sh’ untuk file script.

3. Device = Nama File
Satu lagi yang menarik dari Linux. Device-device seperti floppy disk, harddisk, CDROM, modem, dll, ditulis dalam bentuk sebuah file. Device ?device tersebut dapat dilihat dalam direktori /dev/ (device).
4. Daftar Direktori Dalam Linux
Seluruh informasi yang tersimpan dalam Linux berada pada sebuah struktur file. Sistem file yang tersusun dalam direktori-direktori
yang menyerupai struktur tree (seperti pohon dengan akar berada diatas dan cabang dibawah).

/
(root!)
|
|
—————————————————————-
| | | | | | | | |
| | | | | | | | |
/bin /boot /dev /etc /home /lib /tmp /usr /sbin
|
|
—————–
|

/home/andi /home/sabar
/ = root directory
/home = direktori tempat user menaruh filenya. Jadi misalnya user andi akan
memiliki direktori home sbb: /home/andi/
/etc = direktori tempat semua file konfigurasi, baik dari program aplikasi maupun
system Linux
/bin = direktori tempat binary dari program-program yang bisa dijalankan.
/sbin = sama seperti /bin, tapi khususnya untuk program-program yang berkaitan dengan system.
/tmp = sama seperti direktori direktori temp pada Windows, namun pada Linux
direktori /tmp ini akan dihapus secara periodic
/usr = direktori yang berisi file-file program yang tidak kritis/penting sekali.
/var = direktori tempat menaruh file-file yang berubah-ubah terus, seperti file log, dan mail.
/boot = direktori tempat menaruh file-file yang berkaitan dengan proses booting dari
Linux
/dev/hda = harddisk IDE pertama Anda
/dev/hda1 = partisi pertama pada harddisk IDE pertama
/dev/hdb2 = partisi kedua pada harddisk IDE kedua
/dev/fd0 = floppy drive pertama
/dev/ttyS1 = serial port yang pertama
/dev/hdc = biasanya CDROM
/dev/sda = device pertama pada SCSI controller

Directory Linux
Direktori root Linux memiliki beberapa direktori yang merupakan standar direktori pada banyak distro Linux. Direktori-direktori tersebut antara lain:
bin
Berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh seluruh user baik user biasa maupun super user
boot
Berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image
dev
Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem
etc
Berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diakses oleh super user
home
Berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu
lib
Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux
mnt
Direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori
proc
Berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat
root
Direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)
sbin
Sama seperti direktori bin, tetapi hanya root yang dapat menggunakan binary-binary tersebut
tmp
Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan
usr
Berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user.
var
Berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi.

Lanjut membaca“PENGERTIAN PARTISI DI LINUX”  »»

Senin, 23 Maret 2009

PERINTAH DASAR LINUX

Perintah & Keterangan
any_command --help : Menampilkan keterangan bantu tentang pemakaian
perintah. "--help" sama dengan perintah
pada DOS “/h”

ls : Melihat isi file dari direktori aktif. Pada linux
perintah "dir" hanya berupa alias dari perin-
tah "ls". Untuk perintah "ls"sendiri sering di-
buatkan alias "ls --color", agar pada waktu di
"ls" ditampilkan warna-warna sesuai dengan file-
filenya, biasanya hijau untuk execute, dsb.

ls –al : Melihat seluruh isi file pada direktori aktif be
serta file hidden, lalu ditampilkan layar perlayar.

cd (directory) : Change directory. Menggunakan "cd" tanpa
nama direktori akan menghantarkan anda ke
home director. Dan "cd -" akan
menghantarkan anda ke direktori sebelumnya.
cp (source destination) : Mengopi suatu file.

mcopy source
destination : Mengcopy suatu file dari/ke dos filesystem.
Contoh mcopy a:autoexec.bat/junk .
Gunakan "man mtools" untuk command
yang sejenis: mdir, mcd, mren,
move, mdel, mmd, mrd, mformat


mv source destination : Memindahkan atau mengganti nama
file

ln -s source destination : Membuat Simbolic Links,
contoh ln -sf
/usr/X11R6/bin/XF86_SVGA
/etc/X11/X,
membuat Simbolic link dari file
XF86_SVGA ke X

rm files : Menghapus file

mkdir directory : Membuat direktori baru

rmdir directory : Menghapus direktori yang telah
kosong

rm -r files (recursive remove) : Menghapus file, direktori dan
subdirektorinya.
Hati-hati menggunakan perintah ini
apabila anda login sebagai root,
karena root dengan mudah
dapat menghapus seluruh file pada
sistem dengan perintah di atas,
tidak ada perintah untuk un-
delete di Linux (belum)

more : Untuk melihat isi suatu file,
dengan tambahan perintah more, maka
isi file tersebut ditampil-
kan layar per layar.

less filename : Melihat suatu file layar per layar,
dan tekan tombol "q" apabila ingin
keluar.

pico filename : Edit suatu text file.
pico -w filename : Edit suatu text file, dengan
menonaktifkan fungsi word wrap,
sangat berguna untuk mengedit file
seperti /etc/fstab.

lynx file.html : Melihat file html atau browse ke
net dengan text mode, dimana
gambar/image tidak dapat ditampil-
kan, tapi lynx adalah suatu browser
yang sangat cepat, sangat berguna
bila anda hanya mengingin-
kan suatu artikel tanpa image.

tar -zxvf filename.tar.gz Meng-untar sebuah file tar
sekaligus meng-uncomp ress file
tersebut (*.tar.gz or *.tgz), untuk
me letakkannya direktori yg
diinginkan tambahkan option -C
direktori,
contoh tar -zxvf filename.tar.gz -C
/opt (meletakkan file tersebut di
direktori /opt)

tar -xvf filename.tar : Meng-untar sebuah file tar yang
tidak terkom-
press (*.tar).

gunzip filename.gz : Meng-uncompress sebuah file zip
(*.gz" or *.z)dengan menggunakan
gzip (juga zip atau compress)
jika anda menginginkan mengompress
file.

bunzip2 filename.bz2 : Meng-uncompress file dengan format
(*.bz2) dengan utiliti "bzip2",
digunakan pada file yang besar.

unzip filename.zip : Meng-uncompress file dengan format
(*.zip) dengan utiliti "unzip" yang
kompatibel dengan pkzip for DOS.

find / -name "filename" : Mencari "namafile" pada komputer
anda dimulai dengan direktori /.
Namafile tersebut mungkin saja
berisi wildcard (*,?).

locate filename : Mencari file dengan string
"filename". Sangat mudah dan cepat
dari perintah di atas.

pine : Email reader yang sangat mudah
digunakan, dan menjadi favorit
banyak pemakai mesin Unix.
Atau anda bisa pakai email yang
sangat customize yaitu "mutt".

talk username1 : Berbicara dengan keyboard dengan
user lain yg sedang login pada
mesin kita (atau gunakan "talk
username1@machinename" untuk
berbicara dengan komputer lain) .
Untuk menerima undangan perca
kapan, ketikkan"talk username2".
Jika seseorang mencoba untuk
berbicara dengan anda dan itu dira
sakan mengganggu, anda bisa
menggunakan perinta "mesg n" untuk
menolak pesan tersebut. Dan guna
kan perintah "who" atau "rwho"
untuk melihat siapa user yang
mengganggu tersebut.

mc : Menjalankan "Midnight Commander"
sebagai file manager, cepat dan
bagus.

telnet server : Untuk menghubungkan komputer kita
ke komputer la in dengan
menggunakan protokol TELNET.
Gunakan nama mesin atau Nomor IP
mesin, dan anda akan mendapatkan
prompt login name dari mesin terse-
but, masukkan passwordnya, oh ya ..
anda juga harus punya account di
mesin remote tersebut.
Telnet akan menghubungkan anda
dengan computer lain dan membiarkan
anda untuk mengoperasikan
mesin tersebut. Telnet sangat tidak
aman, setiap yang anda ketik
menjadi "open text", juga dengan
password anda! Gunakan ssh alih-
alih telnet untuk mengakses mesin
secara remote.

rlogin server : (=remote login) Menghubungkan anda
ke komputer lain. Loginname
dan password, tetapi apabila
account anda tersebut telah
dipakai, maka anda akan mendapatkan
pesan kesalahan pada password anda.
Sangat tidak aman juga, gunakan ssh
sebagai gantinya.

Rsh server : (=remote shell) Jalan lain untuk
menghubungkan anda ke remote
machine. Apabila login
name/password anda sedang dipakai
di remote mesin tsb, maka password
anda tidak akan berlaku. Idem
dengan rlogin, gantikan dengan ssh.

ftp server : Ftp ke mesin lain, ini sangat
berguna untuk mengopy file ke/dari
remote mesin. Juga tidak aman,
gunakan scp dari keluarga ssh
sebagai gantinya.

minicom : Program Minicom (dapat dikatakan
seperti "Procomm/Hyperterminal for
Linux").

./program_name : Menjalankan program pada direktori
aktif, yang mana tidak terdapat
pada PATH anda.

xinit : Menjalankan X-window server (tanpa
windows manager).

startx : Menjalankan X-window server dan
meload default windows manager.
Sama seperti perintah "win"
under DOS dengan Win3.1

startx -- :1 : Menjalankan sesi X-windows
berikutnya pada
display 1 (default menggunakan
display 0).
Anda dapat menjalankan banyak GUI
Terminal secara bersamaan, untuk
pindah antar GUI gunakan ,
,
,etc,
tapi ini akan lebih banyak memakan
memori.

x-term : (pada X terminal) ,menjalankan X-
windows terminal.
Untuk keluar ketikkan "exit"

xboing : (pada X terminal). Sangat lucu deh
...., seperti
games-games lama .....

gimp : (pada X terminal) Program image
editor yang sangat bagus, bisa
disamakan dengan Adobe Photo-
shop, yang membedakan adalah
program ini gratis.

netscape : (pada X terminal) menjalankan
netscape, versi pada waktu tulisan
ini dibuat telah mencapai versi 4.7

netscape -display host:0.0 : (pada X terminal) menjalankan
netscape pada mesin yang aktif dan
menampilkan outputnya pada me
sin yang bernama "host" display 0
screen 0. And harus memberikan
akses untuk mesin aktif untuk
menampilkannya pada mesin "host"
dengan perintah "xhost"

shutdown -h now : (sebagai root) Shut down sistem.
Umumnya digunakan untuk remote
shutdown. Gunakan
untuk shutdown pada konsol (dapat
dijalankanoleh user).
halt : reboot (sebagai root) Halt atau
reboot mesin.
Lebih simple dari perintah di atas.

man topic : Menampilkan daftar dari sistem
manual pages (help) sesuai dengan
topic. Coba "man man". lalu
tekan "q" untuk keluar dari viewer.
Perintah "info topic" Manual pages
dapat dibaca dilhat de-
ngan cara "any_command --help".

apropos topic : Menampilkan bantuan manual
berdasarkan topik..
pwd : Melihat direktori kerja saat ini

hostname : Menampilkan nama local host (mesin
dimana anda sedang bekerja).
Gunakan perintah " netconf"
(sebagai root) untuk merubah nama
host dari mesin tersebut, atau edit
file /etc/hosts
whoami : Mencetak login name anda

id username : Mencetak user id (uid) atau group
id (gid)

date : Mencetak atau merubah tanggal dan
waktu pada komputer, contoh merubah
tanggal dan waktu ke
2000-12-31 23:57 dengan perintah;
date 123123572000

time : Melihat jumlah waktu yg ditangani
untuk penyelesaian suatu proses +
info lainnya. Jangan dibingungkan
dengan perintah "date"

who : Melihat user yang login pada
komputer kita.

rwho -a : Melihat semua user yg login pada
network anda. Layanan perintah rwho
ini harus diaktifkan,
jalankan setup sebagai root utk
mengaktifkannya.

finger username : Melihat informasi user, coba
jalankan; finger root

last : Melihat user sebelumnya yang telah
login di komputer.

uptime : Melihat jumlah waktu pemakaian
komputer oleh seseorang, terhitung
proses reboot terakhir.

ps (=print status) : Melihat proses-proses yang
dijalankan oleh user

ps axu : Melihat seluruh proses yang
dijalankan,walaupun tanpa terminal
control, juga ditampilkan nama dari
user untuk setiap proses.

top : Melihat proses yang berjalan,
dengan urutan penggunaan cpu.

uname -a Informasi system kernel anda

free Informasi memory (dalam kilobytes).

df -h : (=disk free) Melihat informasi
pemakaian disk pada seluruh system
(in human-readable form)

du / -bh : (=disk usage) Melihat secara detil
pemakaian disk untuk setiap
direktori, dimulai dari root
(in human legible form).

cat /proc/cpuinfo : Cpu info. Melihat file pada /proc
directori yang bukan merupakan file
nyata (not real files).

cat /proc/interrupts : Melihat alamat interrupt yang
dipakai.

cat /proc/version : Versi dari Linux dan informasi
lainnya.

cat /proc/filesystems : Melihat filesystem yang digunakan.

cat /etc/printcap : Melihat printer yang telah disetup

lsmod : (as root) Melihat module-module
kernel yang telah di load.

set : Melihat environment dari user yang
aktif

echo $PATH : Melihat isi dari variabel "PATH".
Perintah ini dapat digunakan untuk
menampilkan variabel
environmen lain dengan baik.
Gunakan "set" untuk melihat
environmen secara penuh.

dmesg : Mencetak pesan-pesan pada waktu
proses boot.(menampilkan file:
/var/log/dmesg).

clear : Membersihkan layar.

adduser : Menambah pengguna.

Lanjut membaca“PERINTAH DASAR LINUX”  »»

Jumat, 13 Maret 2009

LINUX REDHAT MODE TEXT

LANGKAH – LANGKAH MENGINSTAL LINUX DENGAN MODE TEXT
1.Hidupkan PC dan atur urutan booting PC dari CD ROM melalui program BIOS, dengan menekan tombol del saat terjadi POST (Power On Self Test).
2.Saat booting akan muncul tampilan program LINUX REDHAT yang pertama, kemudian ketik TEXT lalu tekan ENTER.
3.Program LINUX akan muncul informasi adanya CD, dengan konfirmasi CD FOUND? Kita pilih SKIP karena kita anggap CD masih bagus.
4.Proses penginstalan akan dilanjutkan dengan tampilan WELCOME TO REDHAT LINUX, lalu kita pilih OK.

5.Muncul tampilan LANGUAGE SELECTION, kita pilih ENGLISH lalu tekan tombol TAB dan pilih OK.
6.Muncul tampilan KEYBOARD SELECTION, kita pilih ENGLISH lalu tekan tombol TAB dan pilih OK.
7.Muncul tampilan MOUSE SELECTION, kita pilih Wheel Mouse (PS/2) lalu tekan TAB dan pilih OK.
8.Muncul tampilan INSTALATION TYPE, kita pilih jenis apa bisa Personal Desktop, WorksStation, Server atau Custom lalu tekan TAB lalu OK.
9.Muncul program partisi DISK PARTITION SETUP dengan pilihan :
AUTO PARTITION >> REMOVE PARTITION >>OK jika tidak ada penting.
DISK DRUID dengan menu [NEW] [DEL] [EDIT] [WRITE] [OK] [ESC], dengan urutan partisi :
/dev/hdd1 100MB tipe /ext3 jenis boot
/dev/hdd2 6000MB tipe /ext jenis /
/dev/hdd3 250MB tipe jenis /swap
10.Muncul BOOT LOADER CONFIGURATION dengan pilihan program GRUP dan LILO.
Kita pilih GRUP lalu tekan TAB dilanjutkan dengan OK.
pilih LEAVE BLANK lalu OK.
biarkan kosong [ ] pada pilihan USE GRUB PASSWD lalu tekan OK.
DEFAULT pada /dev/hdd2 lalu OK.
INSTALL di /dev/hdd (MBR) lalu OK.
11.Muncul FIREWALL CONFIGURATION, sebagai security level kita pilih MEDIUM lalu tekan OK.
12.Muncul LANGUAGE SUPPORT kita cari bahasa INDONESIA tab OK.
13.Muncul DEFAULT LANGUAGE kita pilih ENGLISH (USA) lalu OK.
14.Muncul TIME ZONE SELECTION kita pilih ASIA/ JAKARTA lalu tekan OK.
15.Muncul ROOT PASSWORD
16.Muncul PACKAGE GROUP SELECTION, beri tanda [*] dengan tombol SPASI jika akan memilih paket program yang akan di install lalu pilih OK.
17.Muncul INSTALATION TO BEGIN kita pilih OK.
18.Muncul FORMATING HARDISK dengan tampilan yang cepat jika hardisknya masih normal dan akan lama jika hardisk ada masalah.
19.Muncul COPYING FILE dengan proses yang agak cepat.
20.Muncul PACKAGE INSTALATION (Info Progress)
NAME : nama program yang di install
SIZE : besarnya ukuran program
SUMMARI : hasilnya
bar status dalam % (0-100) bytes per time
TOTAL : jumlah program terinstal secara keseluruhan
COMPLETED : jumlah yang sudah terinstal
REMAINING : kekurangan program
bar status total % (0-100) bytes per time
catatan : - masukan CD 2 dan CD 3 secara bergantian lalu tekan OK.
21.Muncul BOOT DISKET pilih YES atau NO.
22.Muncul VIDEO CARD CONFIGURATION pilih OK atau CHANGE.
23.Muncul MONITOR CONFIGURATION pilih OK atau CHANGE.
24.Muncul X CUSTOMIZATION pilih OK atau CHANGE.
25.CD KELUAR DAN PC melakukan BOOTING ULANG
26.Muncul tampilan WELCOME TO REDHAT LINUX untuk melakukan konfigurasi akhir meliputi :
Pembuatan USER,
Pengaturan DATE SYSTEM,
Setting SOUND,
Program ADDITION dari CD LAIN

Lanjut membaca“LINUX REDHAT MODE TEXT”  »»

Rabu, 28 Januari 2009

UTILITAS KONFIGURASI

UTILITAS KONFIGURSI
Utilitas Konfigurasi Sistem mengotomatiskan langkah pemecahan masalah rutin yang digunakan oleh Petugas Profesional Layanan Dukungan Produk Microsoft ketika mereka mendiagnosis masalah konfigurasi sistem. Ketika Anda menggunakan utilitas ini untuk memodifikasi konfigurasi sistem, Anda dapat memilih kotak centang untuk mengurangi masalah yang menyangkut konfigurasi Anda. Proses ini mengurangi resiko kesalahan pengetikan yang mungkin Anda lakukan saat Anda menggunakan editor teks seperti Microsoft Notepad. Anda harus logon sebagai administrator atau anggota grup Administrators untuk menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem.

Untuk memulai utilitas Konfigurasi Sistem, klik Mulai, klik Jalankan, ketik msconfig pada kotak Buka, kemudian klik OK.

Ketika Anda menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem, Anda dapat mengatur kembali atau mengubah pengaturan konfigurasi pada Windows guna memasukkan pilihan untuk file dan pengaturan di bawah ini:
Berkas System.ini
Berkas Win.ini
Berkas Boot.ini
Program yang diatur untuk memuat selama proses startup (program tersebut disebutkan di dalam folder Startup dan di dalam registri)
Pengaturan lingkungan
Pengaturan internasional
Untuk menghindari salah satu item dari proses pemuatan ketika Anda me-restart komputer, gunakan salah satu dari dua metode berikut:
Klik tab Umum, kemudian klik Startup Diagnostik - hanya memuat perangkat dasar dan layanan. Saat Anda menggunakan opsi ini, driver perangkat dan perangkat lunak dimuat saat Anda me-restart komputer.

CatatanKetika Anda menggunakan metode ini, layanan Microsoft seperti Jaringan, Plug and Play, Log Peristiwa, dan Pelaporan Kesalahan tidak dapat digunakan untuk sementara waktu. Anda juga menghapus secara permanen semua titik pemulihan untuk utilitas Pemulihan Sistem. Jangan menggunakan metode ini jika Anda ingin tetap memakai titik pemulihan Anda untuk Pemulihan Sistem, atau apabila Anda harus menggunakan layanan Microsoft untuk menguji suatu masalah.
Klik tab Umum, dan kemudiaan klik Startup Selektif. Anda dapat memilih file dan pengaturan yang Anda ingin dimuat oleh komputer saat Anda me-restart komputer. Anda dapat memilih salah satu dari beberapa opsi berikut:
Memproses file SYSTEM.INI
Memproses file WN.INI
Memuat Layanan Sistem
Memuat Item Startup

Pengaturan di bawah ini berlaku untuk beberapa opsi di bawah ini:
Apabila kotak centang dipilih, file konfigurasi diproses saat Anda me-restart komputer.
Apabila kotak centang dikosongkan, file konfigurasi tidak diproses saat Anda me-restart komputer.
Jika kotak centang dipilih, akan tetapi tidak tersedia, beberapa item tetap memuat dari file konfigurasi saat Anda me-restart komputer.
Jika kotak centang tidak dipilih, akan tetapi tidak tersedia, file konfigurasi tidak tampil di komputer.
Anda tidak dapat mengosongkan kotak centang Gunakan BOOT.INI Asli .
CatatanKetika Anda mengosongkan kotak centang Muat Layanan Sistem, maka Anda menonaktifkan layanan Microsoft seperti Jaringan, Plug and Play, Log Peristiwa, dan Pelaporan Kesalahan. Anda juga menghapus secara permanen semua titik pemulihan untuk utilitas Pemulihan Sistem. Jangan mengosongkan kotak centang jika Anda ingin tetap memakai titik pemulihan Anda untuk Pemulihan Sistem, atau apabila Anda harus menggunakan layanan Microsoft untuk menguji suatu masalah.
Sebelum Anda memulai sesi pemecahan masalah, Anda dapat menggunakan utilitas Konfigurasi Sistem untuk memulai operasi Pemulihan Sistem. Untuk melakukannya, klik tab Umum, dan lalu klik Luncurkan Pemulihan Sistem. Kemudian Anda dapat membuat titik pemulihan yang dapat digunakan untuk memulihkan komputer Anda ke keadaan sebelumnya.

Untuk mencegah setiap item atau baris dari file konfigurasi tertentu dimuat ketika Anda me-restart komputer, klik tab untuk file konfigurasi tertentu itu, kemudian klik untuk mengosongkan kotak centang untuk setiap item atau baris yang tidak ingin Anda muat. Kotak centang yang tidak tersedia pada tab SYSTEM.INI dan WIN.INI menunjukkan bahwa baris tersebut dihapus untuk sementara oleh utilitas Konfigurasi Sistem.
Untuk mengubah posisi item atau baris yang sedang aktif, klik item atau baris yang berbeda atau klik Geser Ke Atas atau Geser Ke Bawah untuk memindahkan ke baris yang berbeda.
Untuk membuat entri baru pada salah satu dari file konfigurasi, klik Baru.
Untuk mengedit baris yang telah dipilih, klik Edit.
Catatan Ketika Anda melakukan klik untuk mengosongkan kotak centang untuk item atau baris, opsi Startup Selektif pada tab Umum terpilih secara otomatis.

Setelah Anda membuat pilihan yang Anda inginkan, klik OK, dan kemudian restart komputer ketika Anda diminta untuk memulai perubahan.

Untuk mengekstrak file Windows langsung dari file kabinet, klik tab Umum, kemudian klik Rentangkan Berkas.

Untuk memverifikasi bahwa semua berkas konfigurasi dan semua item yang terdaftar pada berkas-berkas tersebut dimuat saat Anda me-restart komputer, klik tab Umum, kemudian klik Startup normal.

Lanjut membaca“UTILITAS KONFIGURASI”  »»